Home Daerah Diduga Depresi Karena Sakit Patah Tulang, warga di Ngrayun Gantung Diri

Diduga Depresi Karena Sakit Patah Tulang, warga di Ngrayun Gantung Diri

0

PONOROGO – Seorang warga berusia 50 tahun di Kecamatan Ngrayun ditemukan tewas gantung diri di kandang ternak miliknya.

Diduga korban depresi karena memiliki penyakit patah tulang akibat kecelakaan dan tak kunjung sembuh.

Jasad korban Paniran (50 thn) Rt 01/05 Dusun Nglodo, Ds/Kec. Ngrayun, Ponorogo ditemukan warga kali pertama menggantung di kandang ternak belakang rumahnya.

Saat itu korban masih memakai pakaian batik dan celana pendek.

Kapolsek Ngrayun AKP. Iptu Suroso, SH saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kasus orang meninggal dunia gantung diri, Kamis (10/10/2019) pukul 07.00 wib.

“Tempat kejadian dikandang milik korban, alamat Rt 01/05 Dusun Nglodo, Ds/Kec. Ngrayun, Ponorogo,” ujarnya.

Kronologi kejadian lanjut Kapolsek Ngrayun, sekitar enam bulan yang lalu, korban mengalami kecelakaan lalu lintas hingga mengalami patah tulang pergelangan kaki kiri, hingga sekarang belum sembuh.

“Rabo, 9-10-2019, korban kontrol di RSU Harjono, dengan diantar oleh keluarganya. Hasil observasi dokter kaki yang patah akan diamputasi,” tuturnya.

Kemudian hari Kamis, 10-10-2019 sekira pkl 06.00 wib, tetangga korban mengetahui istri pergi kepasar dan korban melamun di sekitar rumah.

“Tidak begitu lama ada tetangga datang kerumah korban dan mencarinya, namun korban sudah gantung diri di kandang dengan menggunakan jarik lompong keli warna lorek hitam,” terangnya.

Atas kejadian itu lanjut Kapolsek Ngrayun Iptu Suroso, keluarga korban menerima, atas kematiannya gantung diri.

Kapolsek Ngrayun dan anggota beserta team medis menyerahkan kepada keluarga untuk disemayamkan sebagaimana mestinya. (mny).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here