Home Headline Anak Petani Asal Trenceng Ponorogo Siap Tembus Kuliah di Jerman: Umi Kholsum...

Anak Petani Asal Trenceng Ponorogo Siap Tembus Kuliah di Jerman: Umi Kholsum Hafidzah 16 Juz SMA Muhipo Ini Bidik Ahli Mekatronika

0

KOTA, Media Ponorogo – Pelepasan 223 siswa SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo) tahun pelajaran 2025/2026 pada Sabtu (9/5/2026) memunculkan kisah inspiratif.

Di antara ratusan wisudawan yang dinyatakan lulus 100 persen, sosok Umi Kholsum menjadi perhatian utama karena kegigihannya mengejar studi hingga ke Jerman di Benua Eropa.

Umi merupakan siswi kelas XII-2 yang berasal dari keluarga sederhana.

Ayahnya, Rahmad, dan ibunya, Siti Fatimah, sehari-hari bekerja sebagai petani di Desa Trenceng, Kecamatan Jenangan.

Meski demikian, latar belakang ekonomi tidak membatasi prestasi akademiknya. Ia sukses menempati peringkat 8 besar paralel sekolah.

“Bagi saya, pekerjaan orang tua sebagai petani bukan penghalang. Justru itu menjadi motivasi untuk terus semangat,” ujar Ummi di sela prosesi wisuda.

Selain unggul di kelas, remaja kelahiran 2007 ini juga seorang hafizah.

Selama menempuh pendidikan dan bermukim di Mahad Al Kahfi, ia berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an sebanyak 16 juz.

Kini, ia tengah bersiap mengikuti program Double Track Ausbildung dan S1 di Jerman.

Setiap hari, Umi mengikuti kursus bahasa Jerman intensif di sekolah, mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB.

“Saat ini sudah berjalan tiga bulan. Fokusnya pada penguasaan bahasa karena saya mengincar jurusan Mekatronika di Jerman. Peluang kerja di bidang itu sangat luas,” imbuhnya.

Keberangkatan Umi ke Jerman didukung penuh melalui skema pembiayaan 100 persen dari Kader Semesta Foundation yang bekerja sama dengan Muhammadiyah untuk memfasilitasi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Kepala SMA Muhipo, Sugeng Riyadi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa.

Ia menekankan bahwa lulusan tahun ini tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing internasional.

“Selamat kepada anak-anakku yang telah diterima di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kami juga mendukung penuh bagi yang memilih jalur kerja, magang ke Jepang, hingga yang saat ini sedang berjuang mengikuti program Double Track Ausbildung di Jerman,” ujar Sugeng Riyadi.

Ia menekankan bahwa lulusan tahun ini disiapkan untuk tidak ada yang menganggur.

Selain ke Jerman, banyak siswa yang telah diterima melalui jalur SNBP, SPAN PTKIN, hingga persiapan magang ke Jepang dan pendaftaran TNI/Polri.

Selain kisah Ummi, acara pelepasan ini juga merayakan prestasi luar biasa dari siswa lainnya.

Selain prestasi akademik yang dipuncaki oleh Syahda Latifatus Sabila (Peringkat 1), SMA Muhipo juga mencetak sejarah dengan meluluskan tujuh siswi penghafal Al-Qur’an 30 juz dari kelas XII-1 Putri.

Mereka adalah Farosah Hubbi Ayesha, Firnanda Khoirunnisa Qonita, Jaizati Davina Dahlia Irawati, Putri Fatimah Az-Zahra, Tita Aulia Nisa, Yesita Nur Rahmawati, dan Silan Suraya Al-Banna.

Di bidang non-akademik, nama-nama seperti Fava Endi Al-Aviansyah (Seni) serta para atlet seperti Muhammad Afif Firman dan Firza Genta Tansamsari turut mengharumkan nama sekolah.

Prestasi di bidang olahraga dan seni juga tak kalah mentereng.

Pada kesempatan tersebut, sekolah memberikan doa restu bagi delegasi yang akan bertanding di Kejuaraan Pencak Silat Internasional di Pahang, Malaysia, serta program Dokter Muda di Negeri Sembilan yang akan berangkat 18 Mei mendatang.

“Pesan saya satu, di mana pun kalian berada, jangan bosan menjadi orang baik dan jangan lupakan salat lima waktu. Jaga selalu almamater Muhipo,” pungkas Sugeng Riyadi. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here