BABADAN, Media Ponorogo – Ada pemandangan unik yang mencuri perhatian di tengah gelaran Reog Balloon Carnival 2026, Minggu (29/3/2026) pagi.
Di antara puluhan balon raksasa yang membumbung di Sirkuit Jurang Gandul, Kadipaten, Ponorogo ada satu sosok ikonik dunia balap tampak mencolok di angkasa: Valentino Rossi.
Lengkap dengan warna kuning khas dan julukan “The Doctor”, balon udara tersebut menjadi magnet tersendiri bagi ratusan pengunjung.
Kehadirannya ikon legenda Moto GP dengan angka 46 ini seolah menjadi penanda bahwa kreativitas warga Bumi Reog tak mengenal sekat, mampu memadukan tradisi balon udara yang kental dengan corak kekinian.
Antusiasme peserta memang luar biasa. Bukan cuma soal ukuran, tapi kreativitas tema seperti ini yang membuat festival tahun ini istimewa.
“Festival balon udara ini, untuk memfasilitasi hobi warga Ponorogo yang suka menerbangkan balon udara,” kata Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo.
Kehadiran balon bermotif legenda MotoGP itu menjadi buruan swafoto bagi para penonton yang memadati sirkuit sejak pukul 05.00 WIB.
Meskipun tampil dengan desain modern, balon “The Doctor” ini tetap patuh pada aturan main: wajib ditambat dengan tiga tali kuat dan terbang di ketinggian maksimal 75 meter.
Total ada 44 balon yang menghiasi cakrawala Kelurahan Kadipaten pagi ini.
Terdiri dari 24 peserta lokal yang memperebutkan gelar juara dan 20 peserta tamu dari Wonosobo.
Kehadiran juri dari Wonosobo pun memastikan bahwa penilaian estetika dilakukan secara objektif.
Kriteria penilaian tidak semata-mata menitikberatkan pada besaran balon. Aspek estetika, tema, keindahan visual, dan terutama kekompakan tim saat proses penerbangan menjadi poin-poin krusial yang dinilai oleh dewan juri. Hal ini menjadikan festival sebagai ajang unjuk kreativitas bagi masyarakat.
Festival ini membuktikan bahwa di tangan pemuda Ponorogo, tradisi balon udara bisa terus relevan.
Langit Jurang Gandul pagi ini bukan sekadar panggung budaya, tapi juga galeri kreativitas yang terbang bebas namun tetap dalam kendali keamanan. (ist/mas)













































