Home Headline SMK PGRI 2 Ponorogo Berbagi 1.200 Takjil & Salurkan 8,9 Ton Zakat...

SMK PGRI 2 Ponorogo Berbagi 1.200 Takjil & Salurkan 8,9 Ton Zakat Fitrah

0

KOTA, Media Ponorogo – SMK PGRI 2 Ponorogo kembali menggelar aksi sosial di bulan Ramadan.

Kali ini, sebanyak 1.200 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di depan gerbang sekolah, Senin sore (16/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengedukasi siswa mengenai kepedulian sosial.

Kegiatan bertajuk “Sterida Berbagi 1200 Takjil” ini menjadi magnet tersendiri bagi warga.

Sejak pukul 16.00 WIB, para siswa yang tergabung dalam OSIS bersama guru dan karyawan telah bersiap menyapa masyarakat dengan paket berbuka puasa.

Menariknya, suasana pembagian takjil kian meriah dengan iringan musik panggung hiburan dari guru dan siswa.

Edy Priyono, S.Pd Wakasek Kesiswaan SMK PGRI 2 Ponorogo sambutan dalam Sterida Berbagi.

Wakasek Kesiswaan, Edy Prayitno, S.Pd., menerangkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan ketaqwaan dan memperkuat karakter religius siswa.

Terlebih lagi SMK PGRI 2 Ponorogo selama ini dikenal sebagai sekolah berbasis pondok dan agama.

“Kami berterima kasih kepada lingkungan serta dukungan TNI-Polri yang membantu kelancaran acara ini. Tanpa bantuan semua pihak, kegiatan sebesar ini tidak akan berjalan lancar,” ungkap Edy.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Agus Pariadi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sepenuhnya dikelola oleh OSIS.

Tujuannya tidak sekadar berbagi, namun sebagai sarana edukasi bagi siswa untuk menumbuhkan jiwa sosial di tengah kesibukan akademik dan ujian.

“Ini menjadi bukti minimal bahwa kepedulian anak terhadap sosial itu ada. Kami ingin mengisi Ramadan dengan kegiatan positif, agar jiwa sosial mereka tumbuh dan berkembang,” ujar Agus Pariadi saat ditemui di sela-sela acara.

Aksi bagi takjil ini menjadi pemungkas dari rangkaian panjang kegiatan sosial sekolah selama Ramadan.

Sebelumnya, Sterida telah sukses menyalurkan zakat fitrah sebanyak 8,9 ton beras.

Zakat tersebut didistribusikan ke enam titik strategis. Mulai dari lingkungan sekolah untuk anak yatim piatu hingga menjangkau warga di tiga desa di Kecamatan Pulung, yakni Desa Banaran, Bekiring, dan Munggung.

Lewat gerakan ini, Sterida ingin menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai di atas kertas, tapi juga soal kepedulian terhadap sesama.

Di sisi lain, pihak sekolah juga tetap mengedepankan pesan keamanan. Mengingat tren remaja saat ini, sekolah secara tegas memberikan imbauan kepada seluruh siswa agar menjauhi penggunaan petasan hingga aksi perang sarung demi menjaga kesucian bulan Ramadan. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here