PONOROGO, Media Ponorogo – PT PLN (Persero) melalui UPT Madiun bersama UP3 Ponorogo terus mengedukasi masyarakat mengenai bahaya balon udara liar yang kerap diterbangkan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Upaya sosialisasi tersebut dilakukan melalui Talkshow Radio bertajuk “Siaga Balon Udara 2026” yang disiarkan secara langsung di Radio Boss 91.7 FM.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari PLN, yaitu Manager ULP Trenggalek, Yehezkiel, serta Manager Unit Layanan Transmisi Gardu Induk Kediri, Fathurohman, yang membahas berbagai risiko balon udara terhadap keselamatan masyarakat dan keandalan sistem kelistrikan.
Dalam talkshow tersebut dijelaskan bahwa balon udara yang diterbangkan secara liar berpotensi tersangkut pada jaringan listrik tegangan tinggi maupun menengah. Kondisi ini dapat memicu gangguan listrik hingga pemadaman yang berdampak pada masyarakat luas.
Manager ULP Trenggalek, Yehezkiel, menyampaikan bahwa balon udara yang menggunakan rangka kawat atau dilengkapi petasan sangat berbahaya apabila jatuh dan mengenai jaringan listrik.
“Balon udara yang diterbangkan tanpa kendali dapat tersangkut di jaringan listrik dan menyebabkan korsleting bahkan pemadaman. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara secara liar demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Fathurohman menambahkan bahwa gangguan pada jaringan listrik tidak hanya berdampak pada pemadaman, tetapi juga berpotensi merusak peralatan listrik serta membahayakan keselamatan warga di sekitar lokasi jatuhnya balon udara.
“PLN terus melakukan berbagai langkah preventif, mulai dari patroli jaringan, koordinasi dengan pemerintah daerah, hingga edukasi kepada masyarakat agar tradisi menerbangkan balon udara dapat dilakukan dengan aman dan sesuai aturan,” jelasnya.
Melalui talkshow ini, PLN berharap masyarakat semakin memahami dampak yang dapat ditimbulkan oleh balon udara liar, sehingga tradisi menjelang Lebaran dapat tetap berlangsung tanpa mengganggu keselamatan maupun keandalan pasokan listrik.
PLN juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga jaringan listrik serta segera melaporkan potensi gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center 123.
Dengan kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, media, serta masyarakat, diharapkan perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan listrik tetap andal bagi seluruh pelanggan. (mny)













































