Home Headline Ngeri Lur! Besi Cor Sampai Kelihatan, Warga Swadaya Dandani Dalan Walikukun-Ngambakan Sukorejo...

Ngeri Lur! Besi Cor Sampai Kelihatan, Warga Swadaya Dandani Dalan Walikukun-Ngambakan Sukorejo Ponorogo

0

SUKOREJO, Media Ponorogo – Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Walikukun menuju Ngambakan di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, kini kian mengkhawatirkan.

Tak hanya berlubang, besi tulangan beton di beberapa titik ruas jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut kini telah menyembul keluar, menciptakan ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan, terutama para pengendara sepeda motor.

Kondisi yang memprihatinkan ini memicu aksi nyata dari warga setempat.

Merasa tidak bisa lagi menunggu perbaikan dari pemerintah daerah sementara risiko kecelakaan terus mengintai, warga bersama barisan pemuda (sinoman) Dukuh Walikukun memutuskan untuk mengambil tindakan sendiri.

Pada Kamis (12/3) malam, mereka menggelar aksi gotong royong pengecoran jalan secara swadaya.

Kamituwo Dukuh Walikukun, Mulyono, mengonfirmasi bahwa fokus utama perbaikan mandiri ini adalah titik-titik kerusakan terparah, di mana besi cor sudah terlihat jelas dan berisiko merobek ban atau menyebabkan pengendara terjatuh.

“Aksinya tadi malam, dipandegani (dipimpin) oleh sinoman dan dibantu warga. Kami prioritaskan di lokasi yang kerusakannya paling parah, yang besinya sudah kelihatan, jeglongan (lubang dalam), dan retakan di tengah,” jelas Mulyono, Jumat (13/3).

Mulyono menekankan bahwa seluruh biaya perbaikan ini merupakan murni hasil swadaya masyarakat.

Warga secara sukarela mengumpulkan dana, yang hingga kini telah mencapai sekitar Rp10 juta. Dana tersebut langsung digunakan untuk membeli material seperti semen dan pasir.

“Semuanya swadaya, baik tenaga maupun material. Dana yang terkumpul kurang lebih Rp10 juta. Ini kami lakukan karena merasa iba dan khawatir dengan keselamatan pengendara, apalagi sebentar lagi Hari Raya (Idulfitri). Arus lalu lintas pasti akan jauh lebih ramai,” tambah Mulyono.

Meskipun aksi warga ini telah membantu mengurangi bahaya langsung, warga tetap menaruh harapan besar pada perhatian pemerintah daerah.

Mereka sadar bahwa perbaikan secara swadaya bersifat sementara dan tidak dapat menjangkau seluruh kerusakan yang ada.

“Tujuannya ya memang untuk meringankan risiko bagi pengendara di momen Lebaran ini. Namun, harapan kami yang utama adalah segera mendapatkan perhatian yang nyata dari pemerintah daerah agar jalan ini diperbaiki secara permanen,” pungkas Mulyono. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here