JAMBON, Media Ponorogo – Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Ponorogo bersama Basarnas Trenggalek berhasil mengevakuasi jenazah Adi Saputra (14), seorang remaja asal Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Ponorogo, pada Senin (9/2) pagi.
Korban yang masih duduk di SMP tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sebuah sumur setelah dilaporkan hilang sejak hari Jum’at siang (6/2) lalu.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis dan sempat tertunda karena faktor cuaca.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ponorogo, Agung, menjelaskan bahwa tim rescue baru bisa melakukan tindakan pengangkatan jenazah pada pagi hari setelah subuh.
“Tadi pagi Basarnas Trenggalek bersama BPBD langsung meluncur ke sana. Karena tadi malam tidak bisa (langsung evakuasi) sebab posisi hujan. Kami bersama Polres dan Polsek memberikan pengertian kepada warga bahwasanya keselamatan tim rescue juga diutamakan,” ujar Agung saat dikonfirmasi pada Senin pagi, (9/2).
Agung menambahkan bahwa kedalaman sumur tempat korban ditemukan mencapai kedalaman yang cukup signifikan, sehingga membutuhkan ketelitian dalam proses pengangkatan.
“Itu kurang lebih 26 meter kedalaman sumurnya, dan ada airnya,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dilaporkan hilang sejak Jumat, 6 Februari lalu. Penemuan korban bermula dari adanya laporan warga pada Minggu malam sekitar pukul 02.00 WIB yang mencurigai keberadaan jenazah di dalam sumur tersebut.
Saat ini, jenazah Adi Saputra telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Pagi ini tadi sudah evakuasi, posisi jenazah sekarang di rumah sakit Dr Harjono Ponorogo,” pungkas Agung. (mny)











































