Home Headline Mancitosh V.10 Tembus 1.073 Peserta Se-Jatim: MAN 1 Ponorogo Hadirkan Piala Kabid...

Mancitosh V.10 Tembus 1.073 Peserta Se-Jatim: MAN 1 Ponorogo Hadirkan Piala Kabid Pendma Jatim & 51 Golden Tiket

0
Gelaran akbar Mancitosh V.10 agenda tahunan MAN 1 Ponorogo dibuka Dr. Nasta'in, M.Pd.I Kasie Pendma Kemenag Ponorogo didampingi pengawas serta Dr. Nuurun Nahdiyyah KY, M.Pd.I kepala madrasah.

KOTA, Media Ponorogo – Gelaran akbar tahunan Mancitosh (MANCITOSH (Madrasah Aliyah Negeri 1 Competition Information Technology Olimpiade Science, Sosial, Speech) kembali sukses digelar MAN 1 Ponorogo.

Final Apreciation Mancitosh v.10, ajang kompetisi bergengsi bagi siswa SMP/MTs sederajat ini berhasil menyedot perhatian ribuan talenta muda dari berbagai penjuru Jawa Timur.

Mengusung tema besar “Defying Limits Beyond Borders, Youth Shaping the World”, acara ini resmi dibuka di kompleks MAN 1 Ponorogo dengan atmosfer yang penuh semangat.

Tidak tanggung-tanggung, tercatat sebanyak 1.073 peserta dari Kediri, Magetan, Trenggalek, Ngawi, hingga Madiun Raya turut ambil bagian.

Apresiasi disampaikan Kasie Penda Kemenag Ponorogo Dr. Nasta’in, M.Pd.I atas digelarnya Mancitosh V.10 MAN 1 Ponorogo.

Ribuan peserta itu memperebutkan total hadiah uang pembinaan senilai Rp 25 juta serta piala bergengsi dari Kabid Penma Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur bagi juara umum.

Kepala MAN 1 Ponorogo, Dr. Nuurun Nahdiyyah KY, M.Pd.I., dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme peserta yang luar biasa hingga kapasitas tempat sempat mengalami overload.

Doktor Nuurun menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar lomba, melainkan wadah fastabiqul khairat bagi generasi muda untuk memantaskan diri menjadi juara di masa depan.

Peserta antusiasi mengikuti try out TKA rangkaian Mancitosh V.10 MAN 1 Ponorogo untuk memperebutkan golden tiket.

“Kalian yang hadir di sini sejatinya sudah menjadi pemenang. Sampaikan salam hormat kami kepada seluruh kepala sekolah dan madrasah se-Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada MAN 1 Ponorogo,” ujar Dr. Nuurun di hadapan ribuan peserta.

Sebagai bentuk apresiasi, madrasah juga menyiapkan 51 Golden Ticket senilai jutaan rupiah bagi peserta terbaik untuk mempermudah langkah mereka menempuh pendidikan di madrasah ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma) Dr. Nasta’in, M.Pd.I yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Ponorogo memberikan pujian atas konsistensi MAN 1 Ponorogo dalam memfasilitasi bakat siswa.

Ia mengapresiasi keunggulan kurikulum madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Jika di sekolah lain ada STEM, maka di MAN 1 Ponorogo ini ada STREM, yakni Science, Technology, Religious, Engineering, and Mathematics.

Aspek Religious inilah yang menjadi pembeda dan bekal kuat bagi masa depan anak-anak kita,” tegasnya saat membuka acara secara resmi dengan pembacaan Ummul Kitab dan tabuh goong.

Rangkaian kompetisi Mancitosh kali ini meliputi berbagai bidang, mulai dari Olimpiade IPA, IPS, dan PAI, hingga cabang seni dan olahraga seperti Pidato Bahasa Arab, Desain Poster, Vlog, serta Tenis Meja.

Tak ketinggalan, ribuan siswa juga mengikuti Try Out TKA (Tes Kemampuan Akademik) sebagai ajang uji coba kemampuan menjelang kelulusan sekolah menengah pertama.

Sebanyak 150 dari 500 sekian peserta TKA hari ini juga akan berjuang. Bagi 10 terbaik se-Jawa Timur yang nanti akan pulang membawa tropi dan tentunya uang pembinaan.

Acara yang berlangsung puncaknya pada 7 Februari 2026 ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga memiliki karakter religius dan daya saing global sesuai dengan visi madrasah. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here