BUNGKAL, Media Ponorogo – Insiden jembatan putus kembali terjadi di wilayah hukum Polres Ponorogo. Sebuah jembatan di Dukuh Masaran, Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo dilaporkan roboh total pada Kamis (05/01/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Akibatnya, dua orang wanita yang tengah melintas menggunakan sepeda motor terperosok ke dalam sungai.
Kronologi kejadian, peristiwa bermula saat warga sekitar, Isbun (52) dan Agus, mendengar suara dentuman keras dari arah jembatan. Saat mendatangi lokasi, saksi mendapati kondisi jembatan sudah terputus.
Di dasar sungai, terlihat dua korban bersama satu unit sepeda motor Honda Supra X bernopol AE 2050 SAL dalam kondisi terjatuh.
Warga segera melakukan evakuasi mandiri dan melarikan para korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan data dari Polsek Bungkal, kedua korban merupakan warga Dukuh Pandean, Desa Bekare, Kecamatan Bungkal. Berikut rinciannya:
Sri Winih (48): Mengalami Luka Berat (LB) berupa patah tulang pada bagian lengan tangan kiri. Saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Aisyah Ponorogo.
Ani Wijayanti (31): Mengalami Luka Ringan (LR) berupa luka robek pada bagian dagu. Korban telah mendapatkan perawatan dan diperbolehkan pulang.
Kapolsek Bungkal, AKP H.M. Anwar Fatoni, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP awal, penyebab utama robohnya jembatan adalah faktor alam.
“Penyebab utama kejadian ini dikarenakan kondisi pondasi jembatan yang terus-menerus tergerus oleh aliran air sungai, sehingga kekuatannya melemah dan akhirnya ambrol saat dilewati,” ujar AKP H.M. Anwar Fatoni saat dikonfirmasi.
Menyikapi kejadian ini, AKP H.M. Anwar Fatoni menghimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat berkendara di malam hari atau dalam kondisi cuaca ekstrem.
“Kami meminta warga untuk sementara mencari jalur alternatif lain dan tidak memaksakan melintas di area terdampak. Kami juga menghimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak desa atau kepolisian jika melihat adanya infrastruktur jalan atau jembatan yang mulai mengalami kerusakan atau retak-retak akibat gerusan air guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tambahnya.
Saat ini, barang bukti berupa satu unit sepeda motor korban telah diamankan di Mapolsek Bungkal sebagai bagian dari kelengkapan laporan bencana alam tersebut. (mny)













































