Home Headline Polres & Dinsos Ponorogo Evakuasi 2 ODGJ di Jambon ke RSJ Menur

Polres & Dinsos Ponorogo Evakuasi 2 ODGJ di Jambon ke RSJ Menur

0

JAMBON, Media Ponorogo – Komitmen menghapus praktik pemasungan di “Kota Reog” terus digalakkan. Polres Ponorogo bersama instansi terkait mengambil langkah progresif dengan mengevakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan fisik akibat pasung.
Setelah sebelumnya mengevakuasi Kirno (59) yang terkurung di kerangkeng besi di Desa Temon, kini fokus beralih ke wilayah Kecamatan Jambon. Pada Senin (2/2/2026), tim gabungan melakukan asesmen mendalam untuk membebaskan warga yang masih terbelenggu pasung.
Berdasarkan pendataan di lapangan, ditemukan dua kasus pasung yang cukup memprihatinkan di Kecamatan Jambon. Kabag Ops Polres Ponorogo, Kompol Edi Suyono, merinci durasi penderitaan para pasien tersebut:
Pasien Pertama: Telah dipasung sejak tahun 2015 (± 11 tahun).
Pasien Kedua: Telah dipasung sejak tahun 2017 (± 9 tahun).
“Dari hasil pendekatan dan asesmen, pihak keluarga akhirnya menyatakan bersedia agar anggota keluarganya direhabilitasi di RSJ Menur Surabaya,” ujar Kompol Edi.
Langkah ini bukan sekadar evakuasi fisik, melainkan hasil kolaborasi erat antara:
Polres Ponorogo (Pengamanan dan pendataan)
Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Rehabilitasi tingkat lanjut)
Dinsos & Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo (Pendampingan medis dan psikis)

Sementara Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menegaskan bahwa instruksi telah disebar ke seluruh jajaran Polsek untuk menyisir wilayah mereka masing-masing.
“Kami ingin memastikan penderita gangguan jiwa mendapatkan penanganan yang layak dan manusiawi. Praktik pasung harus dihapuskan. Dengan pengobatan yang tepat, kita tidak hanya menolong pasien, tapi juga meringankan beban mental dan sosial keluarga mereka,” tegas AKBP Andin.

Saat ini, kedua ODGJ tersebut sedang menunggu jadwal penjemputan resmi dari Tim Dinsos Provinsi Jawa Timur untuk segera dibawa ke Surabaya. Polres Ponorogo mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika masih ada anggota keluarga atau tetangga yang dipasung agar segera mendapatkan bantuan medis profesional. (mny)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here