Home Headline Gempa Pacitan Getarannya Hingga Ponorogo: Siswa SMKN 1 Sawoo Berhamburan, Warga Sampung...

Gempa Pacitan Getarannya Hingga Ponorogo: Siswa SMKN 1 Sawoo Berhamburan, Warga Sampung Lari Tinggalkan Kompor Menyala

0

KOTA, Media Ponorogo – Masyarakat di wilayah Jawa Timur bagian selatan dikejutkan dengan guncangan gempa bumi yang cukup kuat pada Selasa pagi (27/1/2026).

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan Magnitudo 5,5 tersebut berpusat tepatnya 25 km Timur Laut Pacitan dengan kedalaman 105 km.

Meski berpusat di Pacitan, getaran gempa yang terjadi pukul 08:20:44 WIB ini terasa sangat signifikan di Kabupaten Ponorogo.

Warga melaporkan getaran terjadi sebanyak dua hingga tiga kali gelombang dengan durasi beberapa detik.

Siswa Berhamburan, Aktivitas Dapur Terhenti

Guncangan yang terjadi tepat di jam aktif sekolah membuat situasi di beberapa lembaga pendidikan sempat tegang.

Di SMKN 1 Sawoo, misalnya, ratusan siswa dan guru seketika menghentikan aktivitas belajar mengajar dan berhamburan menuju halaman sekolah untuk menyelamatkan diri.

“Gempanya di Sawoo barusan terasa banget. Guru dan siswa langsung lari keluar ke halaman,” tulis Yayuk Sri Rahayu kepala SMKN 1 Sawoo dalam unggahan status WhatsApp-nya.

Kepanikan serupa juga terekam di jagat media sosial. Pantauan di lapangan melalui berbagai status WhatsApp warga Ponorogo menunjukkan betapa mengejutkannya guncangan pagi ini.

Ada warga yang mengaku hampir terjatuh karena mengira kepalanya pusing akibat belum sarapan.

“Tak kiro ak sing Oling Mergo Gung sarapan…..ternyata lek Lindu liwat,slaman slumun slamet” (Artinya: Tak kira aku yang pusing karena belum sarapan… ternyata ada gempa lewat, semoga selamat dan dijauhkan dari bahaya),” tulis Dina Mariana Warga Gelanglor Sukorejo.

Bahkan, seorang warga Sampung menceritakan pengalaman dramatisnya saat sedang memasak.

“Pas penak-penake goreng, lha kok serasa digoyang. Auto mlayu ngasi lali kompore urung dipateni (Lagi asyik menggoreng, tiba-tiba terasa digoyang. Langsung lari sampai lupa kompor belum dimatikan),” tulis Diyah, salah satu warga dalam statusnya yang menggambarkan kepanikan sesaat tersebut.

KomdigiBMKG

BMKG melalui pesan broadcasting SMS Komdigi mengonfirmasi bahwa lokasi gempa berada pada koordinat 8.14 LS dan 111.33 BT.

Mengingat kedalamannya yang mencapai 105 km, gempa ini masuk dalam kategori gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa di wilayah Ponorogo.

Namun, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

“Semoga kita selalu terhindar dari segala mara bahaya,” tulis Febby, salah satu netizen dalam unggahan doanya di media sosial. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here