Dakwah Media Gunungan, Ustadz Djemito Tekankan Adab & Disiplin Salat
JENANGAN, Media Ponorogo – SMKN 1 Jenangan yang dinakhodai Farida Hanim Handayani, S.Pd, M.Pd selain unggul dan sarat prestasi di bidang keahlian juga kuat di bidang keagamaan.
Terbukti, suasana religius menyelimuti Hall Nanggala SMKN 1 Jenangan Ponorogo pada Jumat pagi, (23/1/2026).
Ribuan siswa mengikuti acara religi bertajug “Ngaji dan Sholawat” dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan yang digelar Rohis Mishbahusy Syabab ini sekaligus rangkaian perayaan Dies Natalis ke-60 sekolah yang akrab disapa STMJ tersebut.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari UK Kesiswaan, khususnya dari Sekbid PHBA (Peringatan Hari Besar Agama). Perayaan kali ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Dies Natalis SMKN 1 Jenangan yang ke-60. Usia 60 tahun adalah usia yang sangat matang bagi sekolah kita tercinta ini,” ungkap Farida Hanim Handayani, S.Pd, M.Pd.

Acara dibuka dengan penampilan memukau dari Tim Hadrah SMKN 1 Jenangan yang membawakan lantunan selawat dengan penuh makna.
Suksesnya Ngaji dan Sholawat ini pun mendapat apresiasi langsung dari Kepala SMKN 1 Jenangan.
Ia mengaku bangga atas kerja keras panitia yang menyiapkan acara hingga larut malam demi kecintaan kepada Rasulullah.
“Peringatan Isra Mi’raj adalah pengingat akan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha. Melalui peristiwa ini, Rasulullah menerima perintah ibadah salat lima waktu yang menjadi kewajiban utama kita sebagai umat Islam,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya karakter dan etika dalam pergaulan sehari-hari bagi para siswa.
“Isra Mi’raj ini bukan sekadar peringatan, tapi kita ambil maknanya untuk meneladani Rasulullah. Terutama disiplin salat lima waktu dan menjaga adab, baik kepada guru maupun orang tua,” ujar Farida Hanim dalam sambutannya.
Senada, Ketua Komite SMKN 1 Jenangan, Dr. H. Sumani, M.Pd., memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap bangga menempuh pendidikan di STMJ.
Ia menyebut bahwa sekolah ini telah melahirkan banyak tokoh sukses, termasuk Bupati Ponorogo.
“Kalian tidak salah memilih sekolah ini. Harapan kami, alumni STMJ nantinya menjadi orang-orang hebat yang sukses dunia dan akhirat,” ungkap Dr. Sumani.
Puncak acara diisi dengan tausiyah unik dari Ustadz Drs. H. Djemito, M.Pd.I.
Berbeda dengan ceramah pada umumnya, beliau menggunakan media Gunungan Wayang Kulit untuk menyampaikan pesan-pesan moral.
Dalam pembukaan tausiyahnya, Ustadz Djemito mendoakan agar seluruh keluarga besar SMKN 1 Jenangan menjadi pribadi yang berkarakter dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT.
“Mudah-mudahan amaliah ini menjadikan kita semua orang-orang yang dikehendaki Allah untuk bersama-sama mendapatkan Jannatun Na’im,” doa beliau yang diamini oleh seluruh peserta yang hadir.
Acara ini menjadi bukti bahwa di usia yang ke-60 tahun, SMKN 1 Jenangan terus berkomitmen menyeimbangkan antara prestasi akademik, ketangkasan vokasi, dan penguatan karakter religius siswanya. (mas)













































