KOTA, Media Ponorogo – Kompetisi Cerdas Istimewa (KCI) ke-8 tahun 2026 yang digelar SMPN 2 Ponorogo berlangsung meriah dan sukses.
Ajang kompetisi ini dibanjiri ribuan peserta yang berasal dari siswa-siswi SD/MI se-Kabupaten Ponorogo.
Terbukti, sebanyak 1.176 peserta didik tumpah ruah mengikuti ajang bergengsi. “Kami melaporkan bahwa jumlah peserta KCI ke-8 ini mencapai 1.176 peserta. Hal ini membuktikan betapa tingginya antusiasme siswa-siswi SD/MI di Kabupaten Ponorogo untuk berprestasi di SMPN 2 Ponorogo,” ungkap Imam Saifudin, S.Pd, M.Or Kepala SMPN 2 Ponorogo.
Ajang tahunan ini bukan sekadar perlombaan rutin. Dengan tema “Bangga Ikut KCI, Bangga Mengukir Prestasi”, KCI telah bertransformasi menjadi barometer prestasi bagi siswa sekolah dasar di Bumi Reog.
Tercatat, ada 14 cabang lomba yang dipertandingkan yang mencakup bidang olahraga, seni, keagamaan, dan akademik.
Beberapa di antaranya adalah Futsal, E-sport, Bola Voli, Gambar Bercerita, Mendongeng, Da’i, MTQ, MHQ, Tari Tradisional, Solo Vokal, English Talent, serta bidang akademik (IPA, Matematika, dan IPS).
Imam mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme luar biasa dari para peserta dan orang tua. “Kami sangat bangga melihat antusiasme anak-anak hebat serta dukungan penuh dari orang tua dalam menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Menurutnya, KCI adalah wadah untuk mengasah kemampuan akademik maupun non-akademik. Sekaligus membentuk karakter kuat dan sportivitas sejak dini.
“Selamat berkompetisi kepada anak-anakku sekalian. Semoga ajang ini melahirkan generasi yang berkarakter kuat, cerdas, serta memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tandasnya.
Kemeriahan semakin memuncak saat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Drs. H. Nurhadi Hanuri, MM, hadir memberikan suntikan motivasi.
Dalam orasinya yang membakar semangat, Nurhadi menekankan pentingnya keberanian untuk tampil beda.
“Dari sekian ratus ribu siswa di Ponorogo, kalian yang hadir di sini adalah anak-anak pilihan yang memiliki keberanian dan talenta luar biasa,” puji Nurhadi disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Menurutnya, orang sukses bukan hanya mereka yang pintar, melainkan mereka yang berani menunjukkan potensi diri di hadapan publik.
H. Nurhadi mengapresiasi langkah SMPN 2 Ponorogo yang terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas.
“KCI terus mengalami peningkatan, baik dari sisi jumlah peserta maupun variasi lomba. Ini adalah bukti nyata bahwa sekolah ini serius menyiapkan generasi emas yang cerdas, terampil, dan berkarakter,” imbuhnya.
Pantauan di lokasi, selain kompetisi yang sengit, para pengunjung juga disuguhi penampilan seni dari siswa-siswi internal SMPN 2 Ponorogo, salah satunya tari tradisional yang memukau.
Dengan dimulainya KCI ke-8 ini, Ponorogo kembali membuktikan diri sebagai gudangnya talenta muda yang siap bersaing di masa depan. (mas)














































