Home Headline Snapo Action 2026 Semarak HUT Ke-33 SMPN 6 Ponorogo: Wadahi 500 Siswa...

Snapo Action 2026 Semarak HUT Ke-33 SMPN 6 Ponorogo: Wadahi 500 Siswa SD/MI Hebat Berbakat

0
Sri Iswantini, S.Pd bersama para juara lomba Spapo Action 2026 dalam rangka HUT Ke-33 SMPN 6 Ponorogo.

KOTA, Media Ponorogo – Geliat prestasi dan semangat berkompetisi menyelimuti SMP Negeri 6 Ponorogo dalam merayakan hari jadinya yang ke-33.

Mengusung tajuk Snapo Action 2026, sekolah yang dikenal sebagai gudang penghafal Al-Qur’an ini menggelar rangkaian acara besar yang memadukan kompetisi pelajar, aksi sosial, hingga penguatan program kelas internasional.

Kepala SMPN 6 Ponorogo, Sri Iswantini, S.Pd mengungkapkan bahwa momentum ulang tahun kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud syukur atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat.

“Kami ingin anak-anak senantiasa mempersembahkan sesuatu yang berbeda setiap kali tampil. Penghargaan itu bonus, yang utama adalah kemampuan optimal mereka,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.

Adu Bakat 500 Pelajar SD/MI Tingkat Kabupaten Ponorogo

Kegiatan eksternal dimulai sejak Senin (19/1) dengan membuka 11 cabang lomba tingkat SD/MI se-Kabupaten Ponorogo.

Tercatat, sebanyak 500-an peserta memadati area sekolah untuk memperebutkan takhta juara dalam berbagai bidang, mulai dari storytelling, solo vokal, tartil, hingga MIPA.

Ada yang menarik pada gelaran tahun ini. Pihak sekolah melakukan inovasi dengan memisahkan kategori tari tunggal dan tari kelompok guna menggantikan cabang Jujitsu yang diistirahatkan sementara.

“Animo masyarakat terhadap seni tari di SMPN 6 luar biasa tinggi. Ini cara kami terus menggali potensi seni daerah sejak dini,” tambah Sri.

Sisi Religius dan Kepedulian Sosial

Sebelum riuh kompetisi dimulai, SMPN 6 lebih dulu mengetuk pintu langit.

Pada Kamis pekan lalu, seluruh keluarga besar sekolah menggelar salat dhuha berjamaah, istighosah, hingga khataman Al-Qur’an.

Hal ini sejalan dengan predikat SMPN 6 sebagai pencetak tahfidz (penghafal Al-Qur’an) terbanyak urutan pertama di Bumi Reog.

Tak berhenti di doa, aksi nyata dilakukan dengan membagikan ratusan porsi sarapan gratis kepada warga sekitar sekolah dan anak yatim di panti asuhan.

“Setiap ada event, sisi spiritual dan sosial harus berjalan beriringan. Ini adalah wujud syukur kami atas usia ke-33 tahun ini,” jelasnya.

Menuju Panggung Internasional

Dalam wawancara tersebut, Sri Iswantini juga menegaskan posisi SMPN 6 Ponorogo sebagai sekolah rujukan utama.

Salah satu nilai jual yang paling menonjol adalah adanya Kelas Internasional atau International Class Program (ICP).

Program ini merupakan hasil kerja sama strategis dengan ID Center Universitas Negeri Malang (UM) dan Cambridge.

Dibuka sebanyak dua kelas, jalur ICP ini bahkan memulai proses penerimaan peserta didik baru (SPMB) lebih awal, yakni pada bulan Mei mendatang.

“Kami tidak memberikan paksaan, kami hanya menjual program dan kualitas karya. Masyarakat sudah cerdas melihat sekolah mana yang benar-benar menghasilkan prestasi,” tegasnya mantap.

Puncak Megah di Pedestrian HOS Cokroaminoto

Kemeriahan Snapo Action 2026 akan mencapai klimaksnya pada Sabtu malam, 31 Januari mendatang.

Bertempat di pedestrian HOS Cokroaminoto depan sekolah, sebuah panggung megah akan didirikan untuk gelaran pentas seni sekaligus pengumuman Juara 1, 2, dan 3 dari seluruh bidang lomba.

Masyarakat diajak untuk hadir menyaksikan talenta-talenta muda Ponorogo dalam malam puncak tersebut. “Harapannya cuaca mendukung, sehingga masyarakat bisa melihat langsung karya terbaik dari anak-anak kita,” pungkasnya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here