KOTA, Media Ponorogo – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Demokrat, Miseri Efendy, melakukan peninjauan langsung ke lokasi jembatan di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Selasa (20/1).
Jembatan tersebut menjadi sorotan setelah kondisinya yang nyaris ambrol viral di media sosial.
Dalam kunjungan tersebut, Miseri Efendy didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Jatim Hj Atika Banowati, Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, beserta jajaran Forkopimda dan OPD terkait.
Fokus utama peninjauan ini adalah mencari solusi cepat dan permanen agar akses ekonomi serta mobilitas warga tidak terputus.
Tanggapan Anggota DPRD Jatim, Miseri Efendy
Miseri Efendy menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Awalnya direncanakan melalui BNPB dengan anggaran sekitar 1,9 miliar rupiah. Namun, melihat perkembangan bencana dan kebutuhan konstruksi jembatan yang lebih memadai, perkiraan anggaran naik menjadi sekitar 4,4 miliar rupiah,” ujar Miseri.
Ia menambahkan bahwa dalam 2-3 minggu ke depan, penyusunan Detailed Engineering Design (DED) harus segera rampung agar bisa langsung diajukan ke Gubernur Jawa Timur.
“Kami dari Forkopimda dan kawan-kawan di Dapil 9 akan bersilaturahmi dan berkoordinasi dengan Ibu Gubernur. Target kami, tahun 2026 jembatan ini sudah bisa dilewati tidak hanya oleh kendaraan roda dua, tapi juga roda empat melalui dana BTT Provinsi,” tegasnya.
Sementara Tanggapan Plt Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita
Plt Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, menyambut baik langkah taktis yang diambil oleh anggota DPRD Provinsi tersebut. Ia menjelaskan adanya perubahan rencana dari pembangunan jembatan darurat menjadi langsung ke pembangunan jembatan permanen.
“Awalnya kita ingin membangun jembatan darurat untuk roda dua. Tapi setelah berdiskusi, daripada membangun darurat lalu nanti membangun permanen lagi yang justru bisa mubazir (muspro), lebih baik kita langsung ajukan DED jembatan permanen ke Provinsi,” jelas Bunda Rita, sapaan akrabnya.
Sembari menunggu proses administrasi dan pembangunan dari Provinsi, Pemkab Ponorogo akan membantu memperkuat jembatan swadaya masyarakat yang ada di sekitar lokasi agar tetap aman digunakan warga.
“Jembatan swadaya masyarakat akan kita bantu kencangkan bersama-sama agar dari segi keamanan tetap terjamin sambil kita memproses jembatan permanennya,” pungkasnya. (mny)
















































