KOTA, Media Ponorogo – Pembukaan SPENLA Specta Competition 2026 yang digelar oleh SMP Negeri (SMPN) 5 Ponorogo berlangsung meriah dan spektakuler pada Selasa (6/1/2026).
Ajang kompetisi tahunan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri, dengan menghadirkan kolaborasi seni budaya dan olahraga yang memukau.
Dihadiri oleh ratusan peserta dan undangan, acara pembukaan diwarnai tampilan apik grup reyog Sekar Mas SMPN 5 Ponorogo.
Tari reyog khas daerah yang digabungkan dengan atraksi lainnya berhasil memukau hadirin dan menjadi awal yang apik untuk kompetisi yang berlangsung hingga 9 Januari 2026 mendatang.
Plt Kepala SMPN 5 Ponorogo, Widodo, S.Pd, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah untuk mengangkat potensi anak-anak sejak dini.
“Setiap anak punya potensi, dan setiap potensi layak diberi panggung,” ujarnya.
SPENLA Specta Competition tahun ini menghadirkan 10 cabang perlombaan yang mencakup bidang seni dan olahraga, mulai dari MHQ, Vokal Solo, Vokal Tembang Jawa, Tari Lepas Reyog, Baca Puisi, Story Telling, hingga E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Futsal, dan Bola Voli.
Sebanyak 540 siswa dari berbagai Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan sekolah sederajat se-Kabupaten Ponorogo mengikuti kompetisi yang digelar di kompleks SMPN 5 Ponorogo ini.
Setiap peserta akan mendapatkan hadiah menarik, trofi untuk juara, serta sertifikat maupun e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya.
Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo, Nurhadi Hanuri, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan ini.
“Saya selalu mengikuti SPENLA Specta Competition. Setiap tahun selalu ada inovasi luar biasa yang disajikan kepada masyarakat,” pujinya.
Menurutnya, inovasi yang dilakukan SMPN 5 Ponorogo menunjukkan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan dan potensi anak-anak di Kabupaten Ponorogo.
“Melalui kompetisi ini, kami harapkan dapat menggali potensi peserta didik tingkat SD dan MI. SPENLA bukan hanya wadah kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk melihat bakat terbaik generasi muda,” jelasnya.
Kadindik juga mengingatkan para peserta untuk menjalani seluruh rangkaian perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat.
“Ini adalah momen untuk berani tampil, mengasah kemampuan, dan menunjukkan bakat terbaik. Mari jadikan SPENLA sebagai langkah awal untuk menjadi generasi berprestasi,” tandasnya.
Dengan tema “Menyemai Potensi, Memetik Prestasi”, SPENLA Specta Competition 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga pengalaman berharga untuk menumbuhkan percaya diri dan mental juara sejak dini. (mas)












































