KOTA, Media Ponorogo – Serah terima jabatan Kepala SMAN 3 Ponorogo (Smaga) yang berlangsung di Aula Sekolah, Senin (5/1/2026), menjadi momen unjuk capaian luar biasa yang dicapai selama kepemimpinan Dr. Sasmito Pribadi, M.Pd.
Kini, Doktor Sasmito diangkat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan menyerahkan jabatan kepada Titik Ruwaidah, S.Pd, M.Pd yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 3 Ponorogo.
Empat Tahun Memimpin, Semua Program Rencana Tercapai
Perjalanan Dr. Sasmito memimpin Smaga dimulai ketika beliau dipanggil oleh Pudji Hastowo untuk mengembangkan sekolah yang kala itu sedang kosong kepala sekolah.
Doktor Sasmito langsung menyusun rencana program empat tahun ke depan yang akhirnya semuanya terlaksana dengan sukses.
Di antara capaian utama yang diraih selama kepemimpinan Doktor Sasmito adalah:
1. Research School Bawa Siswa Raih Prestasi Nasional dan Internasional
Pada tahun pertama memimpin, Dr. Sasmito meluncurkan program Research School yang tidak hanya meningkatkan karakter siswa, tetapi juga menjadi pijakan bagi Smaga untuk meraih prestasi bergengsi.
Program ini berhasil membawa siswa bersaing hingga tingkat nasional dan internasional, dengan hasil yang membanggakan.
2. Sektor Olahraga Berkembang Pesat
Di tahun kedua, program riset yang sudah berjalan diintegrasikan dengan pengembangan sektor olahraga.
Kedua bidang ini saling mendukung, sehingga potensi olahraga siswa dapat terasah dengan baik dan memberikan kontribusi pada prestasi sekolah.
3. Go International Jadi Realitas
Tahun ketiga menjadi tonggak penting ketika Smaga resmi go international. Siswa mulai berpartisipasi dalam forum dan kompetisi penelitian serta olahraga di luar negeri, dengan target minimal dua siswa berlaga ke luar negeri setiap tahun.
Baru-baru ini, lima siswa beserta satu guru pendamping berangkat ke Thailand untuk mengikuti final karya ilmiah penelitian secara offline selama satu minggu.
4. Jadi Bagian Komunitas Ilmiah Internasional
Di tahun keempat, Smaga berhasil menjadi bagian dari forum komunitas ilmiah internasional. Selain itu, sekolah juga fokus pada pengembangan budaya lokal, dengan contoh guru bahasa Jawa Bapak Nadib yang pernah mengikuti ajang budaya internasional untuk mempromosikan kekayaan budaya asli Indonesia.
5. Lulusan Masuk Institusi Bergengsi
Hasil dari berbagai program yang digulirkan tercermin pada kualitas lulusannya.
Banyak siswa Smaga diterima di institusi bergengsi seperti Akademi Militer, Akademi Kepolisian, dan Fakultas Kedokteran.
Hal ini diraih berkat kerja sama yang erat dengan berbagai lembaga serta militansi tinggi siswa dalam mengembangkan potensi diri.
“Terima Kasih Atas Kerjasama Selama Ini”
Dalam pidato perpisahannya, Dr. Sasmito menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan PKLK se-Kabupaten Ponorogo yang selama ini bersinergi dengan pihaknya.
“Kami berkolaborasi untuk mengembangkan peserta didik luar biasa dari Ponorogo, khususnya anak-anak Smaga,” ujarnya.
Doktor Sasmito juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari keluarga, terutama istri yang juga menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Smaga.
“Semoga kita semua diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas masing-masing dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” pungkasnya.
Titik Ruwaidah , S.Pd., M.Pd menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik.
Ia juga siap meningkatkan inovasi dalam bidang akademik maupun non akademik.
Titik juga mengajak seluruh civitas akademika untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul dan berkarakter.
“Selamat dan sukses kepada bapak Sasmito Pribadi sebagai Kacabdindik di Kabupaten Pacitan dan terimakasih atas dedikasi beliau di Smaga Ponorogo sehingga menjadi pondasi bagi kami untuk melangkah ke depan,” pungkasnya. (mas)











































