Home Headline PDM Ponorogo Himpun Rp 306 Juta Bantu Korban Bencana Aceh & Sumatera:...

PDM Ponorogo Himpun Rp 306 Juta Bantu Korban Bencana Aceh & Sumatera: Rangking 6 Se Jatim

0

KOTA, Media Ponorogo – Warga Muhammadiyah Ponorogo menunjukkan kepedulian tinggi terhadap korban banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah sekitarnya.

Terbukti, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp 306.050.536 per update Lazismu Jawa Timur pada 15 Desember 2025.

Pencapaian ini bahkan membuat Kabupaten Ponorogo menduduki posisi enam besar terbanyak di Jawa Timur dalam penghimpunan dana bencana nasional tahun ini.

Menurut Sekretaris PD Muhammadiyah Ponorogo, Dr. H. Rudianto, M.Pd., jumlah dana masih berpotensi bertambah karena masih ada beberapa Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) yang belum menyalurkan donasinya, ditambah dua hari Jumat lagi (12 dan 19 Desember 2025).

“Insya Allah akan terus bertambah, karena masih ada beberapa PCM yang belum menyalurkan,” ungkapnya, Selasa (16/12).

Penghimpunan dana ini dilakukan sesuai Surat Keputusan Muhammadiyah yang menginstruksikan penghimpunan infak salat Jumat di seluruh masjid Persyarikatan.

Instruksi ini diturunkan dari Pusat (PP) ke Wilayah (PW), kemudian ke PD Ponorogo yang meneruskannya ke PCM, Madrasah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), masjid, dan simpatisan Muhammadiyah, dengan koordinasi teknis diemban oleh Lazismu.

“Alur penyaluran terpusat ke Lazismu PP: Lazismu Daerah ke Wilayah, kemudian ke PP. Sedangkan di lapangan, aksi tanggap darurat dan pasca darurat diatur oleh One Muhammadiyah One Response (OMOR) MDMC/LRB,” jelas Rudianto.

Di tahap pasca darurat, bantuan diberikan dalam bentuk rehabilitasi psikososial, kesehatan, sosial dakwah, pendidikan, serta material dan hunian bagi penyintas bencana.

Doktor Rudianto menegaskan, aksi sosial ini sesuai dengan misi dakwah Muhammadiyah yang mengedepankan teologi al-Ma’un – membantu mensejahterakan fakir miskin dan anak-anak terlantar untuk kesejahteraan bangsa.

Ia juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk berlomba-lomba dalam kebaikan sebagai wujud persaudaraan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya amar makruf nahi munkar, terutama terkait perlindungan alam yang jika rusak akan menimbulkan musibah bagi semua.

“Rasulullah SAW pernah mengingatkan: jika ada kapal penuh penumpang namun ada yang mencoba melobangi, dan yang melihat diam, maka kapal akan tenggelam bersama semua penumpangnya. Begitu juga dengan kerusakan alam – dampaknya dirasakan semua,” katanya.

Menurutnya, pemerintah dan DPR sebagai wakil rakyat harus memperhatikan serius dampak kerusakan alam untuk mencegah terjadinya bencana lebih lanjut. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here