PONOROGO – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sedang meriset hadirnya kawasan industri rokok untuk menekan adanya rokok ilegal.
“Kita sedang meneliti dan meriset tentang kemungkinan hadirnya sebuah kawasan industri rokok dari rakyat (industri kecil rokok) yang bisa diisi oleh siapa saja terutama para pengusaha Ponorogo,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko seusai talkshow di salah satu televisi swasta, Selasa (19/10/2021).
Talk show tersebut tentang Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan Pemberantasan Rokok Ilegal untuk memerangi peredaran rokok illegal.
Gagasan membuat sebuah kawasan industri rokok di Ponorogo, khususnya bagi pengusaha lokal itu bertujuan untuk mewadahi dan membina perusahaan rokok kecil serta menjadi langkah pemberantasan rokok ilegal.
Menurut Sugiri Sancoko, bersatunya pabrik rokok kecil milik warga, akan lebih mudah mengontrol kualitas termasuk mengontrol pajaknya.
“Kita ingin yang ilegal menjadi legal dengan kita pembinaan dari kita (pemerintah). Sehingga tidak ada yang menjual rokok ilegal apalagi memproduksinya. Saya ketuk pintu hati semua pihak untuk memiliki kesadaran tentang hal ini,”terang Bupati Ponorogo.
Dikatakannya, di Ponorogo DBHCHT tahun 2021 yang di dapatkan dari pemerintah pusat mencapai 25 miliar rupiah. Sebagian besar telah di kembalikan ke petani dalam bentuk pembinaan, pemberian benih hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Sebagian lainnya didistribusikan ke Dinas Kesehatan untuk penyehatan lingkungan dan masyarakat, Dinas Kominfo dan Statistik untuk kampanye anti rokok ilegal, Dinas Perdagkum untuk pembinaan usaha kecil dan mikro serta berbagai dinas lain.
“Selain itu saya juga akan mendorong agar dana CSR (Corporate Social Responsibility/Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) juga turun di Ponorogo. Perusahaan-perusahaan itu bisa ikut di ajak membenahi kota Ponorogo, mengelola sampah dan sebagainya agar Ponorogo ini menjadi lebih baik,” tandasnya.
Lanjut Kang Giri, tahun depan, selain pada bidang-bidang yang sudah ada, pemanfaatan DBHCHT akan lebih menukik pada sasaran yang ada. Juga dengan berbagai inovasi yang memungkinkan peningkatan manfaat bagi masyarakat Ponorogo. (adv/mas)